MEDIA DESA PAMALIAN – || pamalian.web.id – Kepala Desa (Kades) Pamalian, Aan Trisakbani, bersama perangkat desa menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa keluarga Suyanto di Desa Pamalian, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Aan Trisakbani mengatakan, peristiwa yang menghanguskan rumah peninggalan mertua Suyanto tersebut telah membuat keluarga korban kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda yang selama ini mereka miliki.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Pamalian turut berduka dan prihatin atas musibah yang dialami keluarga Bapak Suyanto. Syukur alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami sangat besar karena seluruh rumah dan isinya habis terbakar,” ujarnya.

Pemerintah Desa Pamalian bersama staf telah melakukan pendataan terhadap kebutuhan mendesak keluarga korban guna memudahkan penyaluran bantuan dari berbagai pihak.
Aan juga mengimbau masyarakat, perusahaan, organisasi sosial, komunitas, maupun para dermawan untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap keluarga yang sedang tertimpa musibah tersebut.
“Kami mengajak seluruh pihak yang memiliki kemampuan dan rezeki lebih untuk membantu keluarga korban. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan tentu akan sangat berarti bagi mereka yang saat ini kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta bendanya,” katanya.
Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial merupakan nilai yang harus terus dijaga, terutama saat ada warga yang mengalami musibah.
“Kita tidak pernah tahu kapan musibah datang. Hari ini keluarga Suyanto yang mengalami, besok bisa saja siapa saja. Karena itu mari kita ringankan beban mereka dengan uluran tangan dan doa,” tambahnya.
Pemerintah Desa Pamalian berharap bantuan yang terkumpul nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban sekaligus menjadi modal awal untuk membangun kembali tempat tinggal yang telah ludes dilalap api.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah, pihak perusahaan, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat luas agar keluarga Suyanto dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan seperti semula,” pungkas Aan Trisakbani.


