MEDIA DESA- PAMALIAN || pamalian.web.id –  Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Wabup Kotim) Irawati pada April 2021 silam pernah mengunjungi objek wisata di Batu Bakajang yang berada di Desa Pamalian, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotim.
Potensi wisata alam Batu Bakajang di Desa Pamalian tersebut, kembali mencuat setelah sebelumnya dinilai memiliki daya tarik wisata yang menjanjikan.
Destinasi alam yang tersembunyi di kawasan perbukitan ini bahkan pernah dikunjungi langsung oleh Wakil Bupati Kotim, Irawati, sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap potensi wisata desa.
Kunjungan tersebut dilakukan pada April 2021 ketika Wakil Bupati Irawati meninjau langsung kawasan Batu Bakajang di Desa Pamalian.
Saat itu, ia didampingi pemerintah kecamatan dan desa untuk melihat kondisi lokasi yang dikenal memiliki sumber air jernih di sela bebatuan serta kawasan yang dipercaya sebagian warga memiliki nilai sejarah dan religius.
Keberadaan Batu Bakajang dinilai menyimpan daya tarik tersendiri karena menawarkan panorama alam perbukitan, sumber mata air alami yang tidak pernah kering, hingga cerita sejarah lokal yang berkembang di tengah masyarakat.
Potensi inilah yang sebelumnya dinilai dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis alam dan budaya di wilayah Kota Besi.
Dalam kunjungan terdahulu, Wakil Bupati Irawati juga disebut meninjau langsung area yang dipercaya warga sebagai makam habaib di kawasan bukit Batu Bakajang sambil menelusuri informasi sejarah yang berkembang di masyarakat.
Pemerintah daerah kala itu menilai lokasi tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan, meski memerlukan kajian lebih lanjut, termasuk terkait akses dan penataan kawasan.
Seiring meningkatnya perhatian terhadap pengembangan sektor wisata di Kotim, Batu Bakajang dinilai dapat menjadi salah satu alternatif destinasi baru jika didukung pembenahan akses jalan, promosi, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Pemerintah Kabupaten Kotim sendiri belakangan menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.
Pemerintah Desa Pamalian diharapkan mampu menangkap peluang tersebut dengan menyiapkan konsep pengembangan berbasis potensi lokal.
Sehingga Batu Bakajang tidak hanya dikenal sebagai lokasi yang eksotis, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat melalui wisata berbasis alam, budaya, maupun religi. (Red)


