MEDIA DESA – PALANGKA RAYA || pamalian.web.id – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Kalimantan Tengah menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026.
Sebagai upaya memperkuat peran desa dalam pembangunan daerah serta mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing.
Rakerda yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (10/6/2026), dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran.
Kegiatan tersebut dihadiri para kepala desa, pengurus APDESI, unsur pemerintah daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan daerah.
Karena itu, pemerintah desa harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui pengelolaan potensi lokal, inovasi, dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Menurutnya, kemajuan Kalimantan Tengah tidak dapat dilepaskan dari kemajuan desa. Semakin kuat dan mandiri desa, semakin besar pula kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Desa bukan hanya objek pembangunan, tetapi harus menjadi subjek pembangunan yang mampu menciptakan peluang usaha, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Gubernur.
Rakerda APDESI Kalteng 2026 juga menjadi forum strategis untuk menyatukan visi dan langkah pemerintah desa dalam mendukung program pembangunan daerah maupun nasional.
Melalui forum ini, para kepala desa diharapkan dapat memperkuat sinergi, berbagi pengalaman, serta merumuskan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, APDESI Kalteng menyatakan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur desa, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Melalui Rakerda ini, APDESI Kalteng optimistis desa-desa di Bumi Tambun Bungai akan semakin maju, mandiri, dan mampu menjadi pilar utama pembangunan daerah menuju Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, dan sejahtera.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan dialog interaktif yang membahas berbagai tantangan dan peluang pembangunan desa, termasuk penguatan ekonomi masyarakat, pemanfaatan dana desa, serta strategi peningkatan pelayanan publik di tingkat desa.
Menurut Kades Pamalian Aan Trisakbani, yang menghadiri acara tersebut mengataka;
”Rakerda APDESI Kalteng ini menjadi momentum penting bagi seluruh kepala desa untuk memperkuat sinergi dan menyamakan visi dalam membangun desa yang mandiri. Kami menyambut baik arahan Bapak Gubernur yang menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah.” Ujar Aan.
“Sebagai pemerintah desa, kami dituntut untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki desa. Dengan pengelolaan yang baik, desa dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata.” katanya
“Kami di Desa Pamalian berkomitmen mendukung program pembangunan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi kerakyatan, dan peningkatan kapasitas aparatur desa,” terangnya
“Melalui APDESI, kami berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antar desa untuk mewujudkan Kalimantan Tengah yang maju dan desa-desa yang semakin mandiri.”tutupnya. (Sekdes)


